Wadan Kodiklatal Pimpin Uji Naskah Petunjuk Induk Pemberdayaan Laut

Rabu, 16/01/2019 15:15 WIB

Kodiklatal, (16/1).

                Wakil Komandan Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan latihan TNI Angkatan Laut (Wadan Kodiklatal) Laksma TNI Sugeng Ing Kaweruh, S.E., M.M  memimpin uji naskah Petunjuk Induk Pemberdayaan Laut. Uji naskah dalam rangka Pemberdayaan Wilayah Pertahanan Laut tersebut dilaksanakan di ruang Rapat Staf Mako Gedung Kihadjar Dewantara Kesatrian Bumimoro Kodiklatal

Dari Kodiklatal, selain Wadan Kodiklatal hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Doktrin Laksma TNI Budi Purwanto, S.T., M.M., Direktur Pengkajian dan Pengembangan (Dirjianbang) Laksma TNI Budi Kalimantoro. Sedangkan peserta lainya Waaspotmar Laksma TNI Ferial Fachroni, Pati sahli Kasal bidang doktrin Brigadir Jenderal TNI (Mar) Tory Subiyantoro, S.sos., dan  Waasops Kasal Laksamana Pertama TNI Yusup, S.E., M.M.,

Wadan Kodiklatal Laksma TNI Sugeng Ing Kaweruh, S.E., M.M dalam sambutanya menyampaikan bahwa Uji naskah secara perspektif kepentingan hankamneg bertujuan untuk menyiapkan wilayah pertahanan aspek laut serta kekuatan pendukungnya secara dini, sedangkan dalam perspektif kepentingan masyarakat bertujuan untuk membantu mengatasi permasalahan dan kesulitan masyarakat di wilayah pesisir. Untuk perspektif kepentingan TNI Angkatan Laut uji naskah ini bertujuan untuk mendukung pencapaian tugas TNI Angkatan Laut.

Adapun sasaran penyelenggaraan ini adalah terwujudnya ruang lingkup yang tangguh berupa wilayah pertahanan aspek laut yang siap sebagai mandala perang. Selain itu terwujudnya alat juang yang tangguh berupa tersedianya komcad dan konduktor yang dapat didayagunakan sebagai kekuatan pengganda TNI Angkatan Laut.

Sasaran lain adalah terwujudnya kondisi juang yang tangguh berupa kondisi sosial masyarakat yang dinamis dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara yang cinta tanah air dan siap membela negara, terwujudnya kemanunggalan TNI dengan rakyat yang semakin kuat dan kokoh sehingga dapat menggugah kepedulian dan kepekaan masyarakat terhadap kepentingan Hankam di laut.

Disisi lain disampaikan sebagaimana tercantum dalam undang-undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan negara mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan undang-undang dasar negara Republik Indonesia tahun 1945 serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.

Dalam undang-undang Nomor 34 Tahun 2004 pada pasal 9 (e) menyebutkan Salah satu tugas TNI Angkatan Laut adalah melaksanakan Pemberdayaan Wilayah Pertahanan Laut  (Dawihanla)  guna mewujudkan ruang dan kondisi juang yang tangguh dalam rangka mendukung pertahanan negara di laut yang dilaksanakan melalui pembinaan potensi maritim maupun dalam bentuk operasi.

Dawihanla telah dilaksanakan dan dilaksanakan secara mandiri maupun bekerjasama dengan instansi terkait guna membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat mewujudkan stabilitas pertahanan dan keamanan yang kondusif dan pada akhirnya dapat mendukung kepentingan tugas TNI Angkatan Laut dalam penyelenggaraan Operasi Militer Perang maupun Operasi Militer Selain Perang.