Drag

DETAIL BERITA

Berita Utama

Dankodiklatal Pimpin Apel Gelar Kesiapan dan Pelepasan Lattek Gabungan Wira Jala Yudha XXVI, 2.513 Siswa TNI AL Siap Berlayar

Dankodiklatal Pimpin Apel Gelar Kesiapan dan Pelepasan Lattek Gabungan Wira Jala Yudha XXVI, 2.513 Siswa TNI AL Siap Berlayar
Ditulis oleh Dinas Penerangan Kodiklatal
26 Feb 2026 23 Pengunjung

Dankodiklatal Pimpin Apel Gelar Kesiapan dan Pelepasan Lattek Gabungan Wira Jala Yudha XXVI, 2.513 Siswa TNI AL Siap Berlayar

TNI AL. Kodiklatal. Surabaya, 26 Maret 2026

Komandan Kodiklatal (Dankodiklatal) Letjen TNI Marinir Nur Alamsyah memimpin Apel Gelar Kesiapan dan pelepasan Latihan Praktek (Lattek) Gabungan Pelayaran Wira Jala Yudha (WJY) XXVI Tahun 2026, yang berlangsung di Lapangan Laut Maluku Kodiklatal, Surabaya, Kamis (26/3/2026).

Sebanyak 2.513 siswa akan mengikuti Lattek WJY, terdiri dari 263 Pasis Dikmapa PK TNI AL, 1.451 siswa Dikmaba TNI AL, dan 799 siswa Dikmata TNI AL. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses pembentukan prajurit matra laut yang profesional dan tangguh.

Dalam amanatnya, Dankodiklatal menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia TNI AL yang unggul harus diwujudkan melalui peningkatan kualitas hasil didik secara optimal. Para siswa diharapkan mampu menjadi penggerak organisasi serta pengawak alutsista yang handal dan mumpuni. Untuk itu, pemahaman tentang tugas dan tanggung jawab dalam operasi tempur laut harus ditanamkan sejak dini, salah satunya melalui latihan praktek berlayar di Kapal Perang Republik Indonesia (KRI).

Latihan yang dilaksanakan mulai 26 Maret hingga 3 April 2026 ini bertujuan mengaplikasikan teori yang telah dipelajari di kelas ke dalam praktik nyata di lapangan. Para siswa juga akan dikenalkan dengan Peraturan Dinas Dalam (PDD) khas TNI AL saat KRI berlayar, memahami tugas-tugas di kapal, serta mempelajari peran dalam operasi laut sesuai korps dan strata kepangkatan.

Tidak hanya itu, latihan ini juga mencakup latihan pendaratan amfibi bagi siswa Korps Marinir di Pantai Banongan, serta kegiatan teritorial saat sandar di Bali, seperti pembersihan Pantai Kuta dan penanaman mangrove di Benoa. Kegiatan ini menjadi wujud nyata pembinaan prajurit yang tidak hanya unggul dalam operasi militer, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

Demikian berita Dinas Penerangan Kodiklatal.

Rekomendasi Berita

KOMANDO PEMBINAAN DOKTRIN PENDIDIKAN DAN LATIHAN ANGKATAN LAUT